Israel Penjajah Bakal Lahap Seluruh Gaza, Serangan Besar-besaran Siap Diluncurkan

PIKIRAN RAKYAT - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyatakan niat Israel terkini untuk menaklukkan kawasan penuh Gaza. Tindakan tersebut bakal dijalankan secara ekstensif melalui penempatan pasukan bersenjata dalam jangka panjang dan tak berbatas.

Netanyahu menyatakan bahwa tentara Israel tak akan lagi hanya melakukan serangan kemudian meninggalkan tempat, tetapi justru akan menduduki dan tinggal di daerah yang berhasil direbut tersebut.

Dia juga mengatakan bahwa penyaluran bantuan akan dikendalikan oleh Israel, tetapi bantuan tersebut tidak segera diterima dalam waktu mendekat.

Rencana terbaru itu, yang baru saja mendapat persetujuan dari kabinet Israel, melibatkan pemindahan massal penduduk sipil Palestina menuju daerah di sebelah selatan Gaza.

Israel menyatakan bahwa sasarannya adalah memastikan bantuan tidak sampai di tangan Hamas, tetapi ideologi tersebut mendapat kritik yang meluas.

PBB Tolak Rencana Distribusi Bantuan Israel

PBB secara langsung menolak proposal penyaluran bantuan dari Israel, yang mengklaim akan diposisikan di lokasi pengiriman tertentu yang dikelola oleh tentara.

Olga Cherevko dari Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengingatkan bahwa rencana tersebut bertentangan dengan prinsip-prinsip kemanusiaan global.

Menurut Cherevko, langkah itu justru akan menempatkan warga sipil dalam risiko yang lebih besar, terutama mereka yang rentan dan tidak mampu menjangkau lokasi distribusi yang direncanakan.

Ia juga membantah klaim Israel bahwa bantuan sering disalahgunakan oleh Hamas, dan menegaskan bahwa badan kemanusiaan PBB "nyaris kehabisan segalanya."

Dia menggambarkan keadaan di Gaza pada masa kini. "Sungguh menyedihkan. Hampir tiap harinya, aku melihat warga berkelahi untuk mendapatkan air dan bertengkar demi memperoleh makanan," katanya dikutip dari Sky News, Senin, 6 Mei 2025.

Krisis Kemanusiaan Semakin Diperparah, Serangan Jadi Lebih Brutal

Walaupun kritik dari masyarakat internasional tidak henti-hentinya datang dan situasi humaniter di Gaza menjadi lebih buruk, Israel masih mengejar blokadenya dan merencanakan serangan militer darat yang baru. Ribuan pasukan cadangan sudah dikerahkan guna memperkokoh operasi militernya kali ini.

Netanyahu sampai saat ini belum sukses meraih sasaran perang yang telah ditetapkannya, termasuk salah satunya adalah untuk menumpas Hamas serta melepaskan semua tawanan.

Meskipun demikian, petinggi Israel mengklaim bahwa skema terbaru ini bakal mendukung pencapaian sasaran itu, seiring dengan mendorong belasan ribu penduduk Palestina menuju daerah di selatan Jalur Gaza, sehingga memperburuk situasi yang telah ada.

PBB berpendapat bahwarencana tersebut sepertinya bertujuan untuk membatasi akses ke bahan-bahan esensial dengan tujuan meredam populasi di Gaza, yang merupakan sebagian dari taktik militer mereka.

Sejak operasi militer skala besar dimulai oleh Israel di Gaza yang ramai dengan penduduk, lebih dari 52.000 orang Palestina dikabarkan meninggal dunia sesuai laporan Departemen Kesehatan Gaza yang dipimpin Hamas.

Anjay Put Special herbal dan obat kuat terpercaya

Belum ada Komentar untuk "Israel Penjajah Bakal Lahap Seluruh Gaza, Serangan Besar-besaran Siap Diluncurkan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel