China Melawan Rencana Israel Perluas Operasi Militer dan Pindahkan Penduduk Gaza
romero.my.id.CO.ID, BEIJING -- Pemerintah China menentang perluasan operasi militer Israel di Jalur Gaza. Beijing mengatakan, upaya penerapan gencatan senjata harus terus dilakukan.
"Kami menentang operasi militer Israel yang terus berlanjut di Gaza, serta berharap agar para pihak akan bekerja untuk memungkinkan penerapan perjanjian gencatan senjata yang berkelanjutan dan efektif," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) China Lin Jian, Selasa (6/5/2025), dikutip laman resmi Kemenlu China.
Lin turut mengingatkan perlunya para pihak terkait dalam konflik di Gaza kembali ke jalur politik yang benar. Kabinet keamanan Israel, pada Senin (5/5/2025), mengumumkan telah menyetujui rencana untuk memperluas operasi dan kampanye militer mereka di Gaza. Tak hanya itu, Tel Aviv pun hendak mencaplok wilayah tersebut.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu turut mengonfirmasi rencana ekstensifikasi kampanye militer Israel di Gaza lewat akun X resminya. "Kami bertemu hingga larut malam pada Ahad. Kabinet memutuskan untuk meluncurkan operasi militer intensif di Gaza, berdasarkan rekomendasi dari Kepala Staf (Pasukan Pertahanan Israel)," ucapnya.
Pada Minggu (4/5/2025), Kepala Staf Umum Angkatan Bersenjata Israel, Mayor Jendral Eyal Zamir, menyampaikan bahwa ia telah menerbitkan panggilan bagi tensribuan prajurit cadangan Israel guna dipersenjatai menuju Jalur Gaza. Dia menegaskan dalam keterangannya yang dilaporkan oleh situs web Al Arabiya: “Minggu ini ratusan ribu instruksi sudah dikeluarkan kepada pasukan cadangan kita dengan tujuan meningkatkan serta meluaskan tindakan militer kami di wilayah Gaza.”
Zamir menyebutkan bahwa pasukan cadangan itu akan ditempatkan untuk menghancurkan semua struktur kelompok Hamas. "Termasuk yang berada di atas tanah dan juga di bawah tanah," tambahnya.
Perang yang sedari 19 bulan lamanya terjadi di Gaza ini sudah menelan lebih dari 52 ribu jiwa penduduk setempat semenjak serangan oleh Israel dimulai pada tanggal 7 Oktober 2023. Di samping itu, total cedera juga melebihi angka 115ribuorang.
Belum ada Komentar untuk "China Melawan Rencana Israel Perluas Operasi Militer dan Pindahkan Penduduk Gaza"
Posting Komentar