Soal Batalnya Pencopotan Letjen Kunto, Politikus Golkar: TNI Sudah Sangat Independen
romero.my.id.CO.ID, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi 1 DPR RI Dave Fikarno Laksono tidak mengajukan keluhan terkait pembatalan pencopotan Letjen Kunto Arief Wibowo dari jabatan Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I. Menurut Dave, langkah itu bukan disebabkan oleh campurtangan siapa pun.
Dave menyebutkan bahwa Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah menghapus keputusan untuk melepas pangkat Letjen Kunto. Hal ini konsisten dengan Surat Perintah Panglima TNI No.Kep/554/a/IV/2025 tertanggal 30 April 2025. Akibatnya, posisi Kunto sebagai Pangkogabwilhan I tetap dipertahankan.
"Itu ada penjelasannya bahwa itu adalah situasi yang ada di dalam internal jadi ya kita tidak perlu memperpanjang persoalan tersebut," kata Dave kepada wartawan di Kompleks DPR RI pada Senin (5/5/2025).
Dave melihat bahwa TNI telah mandiri dalam mengambil keputusan tentang perpindahan jabatan para pegawainya. Karena itu, dia menolak gagasan ada campur tangan dalam proses ini. "Saya percaya TNI cukup mandiri dan stabil untuk melakukan tanggung jawabnya sendiri, serta berada di bawah komandan paling tinggi yakni Presiden, tidak ada yang lain," ungkap tokoh dari partai Golkar tersebut.
Dave menyebut TNI dapat mengklarifikasi sendiri urusan ini. Dave menganggap urusan mutasi termasuk ranah internal TNI. "Biar TNI yang lebih ke depan untuk menjelaskan yang terjadi," ujar Dave.
Di samping itu, Dave menyatakan tidak akan menelepon Panglima TNI tentang masalah tersebut. Sebab, Komisi 1 sedang merencanakan pertemuan dengan pihak lain. "Baru saja dia panggil (Panglima TNI) dan baru melakukan rapat kemarin, oleh karena itu kami memiliki beberapa mitra tambahan yang harus diundang untuk membahas isu-isu terbaru," ungkap Dave.
Dave juga mendorong TNI untuk meningkatkan kualitasnya guna menghadapi situasi tersebut. Dia yakin bahwa TNI berpotensi melakukan evaluasi diri dengan baik.
"Tentu saja perbaikan dan penyempurnaan tersebut merupakan sesuatu yang positif dan sangat dibutuhkan, dan kita percaya bahwa TNI dapat mengevaluasi aspek-aspek yang terlihat atau dianggap kurang baik," ungkap Dave.
Sebelumnya, mutasi Kunto bertepatan dengan ayahnya yang mendorong pemakzulan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Lalu Laksda Hersan selaku eks ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjabat sebagai Pangkogabwilhan I.
Namun, akibat kegagalan mutasi ini, Laksda Hersan tetap menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Laut III. Selain itu, Hersan yang pernah menjadi Sekretaris Militer bagi Presiden Jokowi tidak jadi mendapat promosi dari bintang dua menjadi bintang tiga.
Putusan dari Panglima TNI menyebabkan Laksda Hudiarto Krisno Utomo tidak jadi menempati posisi sebagai Pangkoarmada III untuk meneruskan tugas Laksda Hersan. Namun, dia masih memegang jabatan sebagai Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil).
Sebaliknya, Kepala Pusat Pemberitaan (Kapuspen) TNI, Brigadir Jenderal Kristomei Sianturi menganggap bahwa pergeseran dan penukaran posisi adalah sesuatu yang biasa terjadi dan normal dalam proses pengembangan karir di lingkungan TNI.
"Para perwira berpangkat tertinggi yang memegang posisi terbaru ini dipersiapkan untuk menjalankan tugas mereka dengan sepenuh hati, menunjukkan kesetiaan serta keahlian dalam bidangnya masing-masing," kata Kristomei saat acara di Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta Timur pada hari Rabu tanggal 30 April 2025. Rizky Surya.
Belum ada Komentar untuk "Soal Batalnya Pencopotan Letjen Kunto, Politikus Golkar: TNI Sudah Sangat Independen"
Posting Komentar